#include<stdio.h>
#include<conio.h>

main(){
int a,b,c;
int max;

printf(“Masukkan bilangan 1 :”); scanf(“%d”,&a);
printf(“Masukkan bilangan 2 :”); scanf(“%d”,&b);
printf(“Masukkan bilangan 3 :”); scanf(“%d”,&c);

if((a>b) && (a>c))
max=a;

if((b>a) && (b>c))
max=b;

if((c>a) && (c>b))
max=c;

printf(“\nBilangan max adalah :%d\n”,max);

if(max>0)
printf(“\nBilangan max positif”);

if(max<0)
printf(“\nBilangan max negatif”);

getch();

}

Awal Mula
Associazione Calcio Fiorentina didirikan oleh seorang bangsawan Italia dan member National Fascist Party Luigi Ridolfi, yang menyatukan 2 klub di kota Florence, yaitu CS Firenze dan PG Libertas. Tujuannya adalah menyaingi klub – klub dari sebelah barat Italia. Faktor lainnya karena Calcio Fiorentino adalah salah satu klub yang berperan memperkenalkan sepakbola modern di Italia, waktu itu masih beranggotakan keluarga Medici, salah satu keluarga mafia Italia.
Setelah 3 musim, Fiorentina bermain di Serie A pd tahun 1931. Pada tahun itu pula dibangun stadium Giovanni Berta, atau biasa dikenal Franchi. Pada saat itu, stadium ini merupakan salah satu yg terbaik dan monumental. Agar dapat berkompetisi dengan tim lainnya, Fiorentina mendatangkan bintang sepakbola Pedro Pertone, berjulukan el Artillero. Walau berkompetisi dgn baik, namun tahun berikutnya terdegradasi, namun tahun berikutanya kembali lagi. Tahun 1941 mereka memenangkan Trofi Coppa Italia, Akan tetapi karena perang dunia I dan II, prestasi tim ini terhambat. Read the rest of this entry »

#include <stdio.h>
#include <conio.h>

main(){

int umur;

printf(“masukan umur anda ?”);
scanf(“%d”,&umur);

if(umur <50);

printf(“\n anda sudah dewasa”);

else
printf(“\n anda sudah tua”);

getch();
return 0;

}

#include<stdio.h>
#include<conio.h>

main(){
int a,b,c,d,e ,hasil;

printf(“Masukkan jumlah bilangan a :”);scanf(“%d”,&a);
printf(“Masukkan jumlah bilangan b :”);scanf(“%d”,&b);
printf(“Masukkan jumlah bilangan c :”);scanf(“%d”,&c);
printf(“Masukkan jumlah bilangan d :”);scanf(“%d”,&d);
printf(“Masukkan jumlah bilangan e :”);scanf(“%d”,&e);

rataan = a+b+c+d+e/5;
printf(“Hasil rataan bilangan tersebut adalah   : %d “,rataan);

getch();

}

#include<stdio.h>
#include<conio.h>

main(){
int a,b,c,d,e,jumlah ;
float rataan;

printf(“Masukkan jumlah bilangan a :”);scanf(“%d”,&a);
printf(“Masukkan jumlah bilangan b :”);scanf(“%d”,&b);
printf(“Masukkan jumlah bilangan c :”);scanf(“%d”,&c);
printf(“Masukkan jumlah bilangan d :”);scanf(“%d”,&d);
printf(“Masukkan jumlah bilangan e :”);scanf(“%d”,&e);

jumlah = a+b+c+d+e;
rataan = jumlah/5;
printf(“Hasil rataan bilangan tersebut adalah   : %f “,rataan);

getch();

}